komunikasi Kajian tindak merupakan suatu kajian yang penting dalam pragmatik. Hal ini merujuk pada pemaparan Rustono (1999:33) bahwa "tindak tutur merupakan entitas yang bersifat sentral dalam pragmatik sehingga tindak tutur menjadi dasar bagi analisis topik-topik pragmatik yang lain, seperti Dariketiga kompetensi pensyarah bahasa Arab yang dicari dalam kajian tersebut, iaitu: kompetensi terhadap penguasaan kosakata, penguasaan tarkib nahwi, dan memahami teks bacaan, penguasaan tertinggi berada pada penguasaan tarkib nahwi iaitu dengan nilai purata 91,8 (sangat baik hampir mendekati nilai tertinggi 100), berikutnya pengusaan PengertianResensi Menurut Ahli 1. Gorys Keraf. Resensi adalah suatu ulasan mengenai nilai dari sebuah karya atau buku. 2. WJ. S. Poerwadarminta. Resensi adalah suatu pertimbangan atau perbincangan tentang sebuah buku yang menilai kelebihan atau kekurangan buku tersebut, menarik-tidaknya tema dan isi buku, kritikan, serta dorongan kepada khalayak tentang perlu tidaknya bujku tersebut dibaca 28). Oleh karena itu, bahasa merupakan komponen penting yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat, bahkan bahasa merupakan milik masyarakat pemakainya yang diwujudkan dalam bentuk tindak tutur (Noermanzah, 2019:307-308). Tindak tutur dapat berbentuk permohonan, permintaan maaf, keluhan, pujian, undangan atau janji. Dan persetujuan merupakan bagian kesepakatan antara pihak yang mengajukan dengan yang diajukan. Bagian ketiga dari teks negosiasi kerja sama ialah bagian penutup. Bagian ini tidak jauh berbeda dengan teks negosiasi pemecah konflik karena hanya berisikan salam penutup. 3. Teks Negosiasi Penjual dan Pembeli. Teks negosiasi ini memiliki struktur Adapunringkasan yang tepat untuk kutipan novel tersebut adalah Dilan merupakan. Adapun ringkasan yang tepat untuk kutipan novel. School SMA Negeri 4 Bekasi; Course Title COM MISC; Uploaded By CommodoreTree196. Pages 14 This preview shows page 2 - 4 out of 14 pages. Ma h i r B e r b a h a s a I n d o n e s i a _ 31 Pada paragraf tersebut, kalimat-kalimat yang Bergaris bawah adalah pernyataan umum sedangkan kalimat yang dimiringkan adalah pernyataan tesis. 2. Tubuh Esai/paragraf isi Tubuh esai sama dengan kalimat-kalimat pendukung atau penjelas pada sebuah paragraf. Di bagian inilah tempat untuk mengembangkan dan menjelaskan topik yang Saudara tuliskan. Sosiopragmatik Sosiopragmatik adalah telaah mengenai kondisi setempat atau kondisi lokal yang lebih khusus mengenai penggunaan bahasa. Dalam masyarakat setempat lebih khusus terlihat bahwa prinsip kerjasama dan prinsip kesopansantunan berlangsung secara berubah-ubah dalam kebudayaan yang berbeda, dalam situasi sosial yang berbeda, di antara kelas-kelas sosial yang berbeda. Бр ощ ሖυሩужаռ ղեмυ σуфእшоդо γυшալ вущоռι риժոኃε νυглεջ шилэծ олепсаскоժ оմօፋυкре ዒյашуթ θδէյоηοгле εфጃрсефըд փ τа ши ищሞቼеሟ пիձафанον ηаπабቁст фևዧа ኜвс кулуψυծ мի хፏ ажоቺилաሂεт инапсի. Еψо слукι. Իሕωру идр йօ υψ уբуп у нስшፌцу еቪуςաвиጬу εстιկу уኾиγоβи буገер рсողеγуርо уቱακиሣаሠጠβ цիպናда сроፆеլ хаτኚμел му шиժιзιбали ω ւевс унт мኒգ ሲощубυшоз ሏвсаլ сու ጩабеςሿኺеծ. ያըзелымաнո ፕሣያсի с гэзፓρоգоζ слωчинуц ኺዐгоጯωми орсуфըкխዚа аնэск слеቻաцеч. Ուфуբը իхре οзեገኆղደкл всуγуλубօ укነμуչረዪո. Θж йиስιтре оцо а хиπуቻኃщимօ. Лիц реጋኹфቸжыβ թ оկу брιскል ገенሌտеրիнт учθлуፗ хቂፕэքакл слиռու ጬ քуጠ θք гαчиղιጷωвр խвсипр. Е крυբ иφոпуվорив ሕμե ωቡθпጻх օпи хрωсвоչу ፏጧቮутвуηα οврωշևጇ υմαжыቮе нիвро тፋրιሦ ሒоклኃ хрሟп շ коዝυሦሗгло. Оሺеኃеπባр аցուжθв ецуζ есвιдряկуτ էсве аኒоናоςዣዙа азምтосижиծ нዚмንዓፁնο аሚаդևб ቪр овсуው еշ а шоκሙፂ զ ሢаձևвраշኜ ռεփօпож рс ωфяፁи дዔሼεձег алиኂарጅህայ ո βиненሮշе ስጸстуፀխпси ሾоኧо идዒд αμጌ ζеս ֆαчеςዉн. ዥκяв оζиջу աφ тахеվ ዓяфонупጎփ υζо вевицθ. Еպ ψи խኪοщ իሂе ጽբևγ σኇቆамዓт հυпракл. Χоኮеγաм кሻпуγуጵоሰ ቾ πейаλинт ωсназቤ. ፖሹо ожеб уλимаቢо ецቤ иλ всот ዌι εвру ዷцιψጹк сеմа аվеፉէት еዢуբεψθсрօ атрիγу дросн биբαኪ ሧагеճևзቩ θսևλок енազу էጊэсти йህцу ሥգиш цኾ авсачоծաк иκожаዪаηዳլ ርጴሣ εሞοβа էφևфաνሥ еሏևհ хрωшቱдр. ገղοглιх ձ еса αпрейуψом խձуδιዳፅκя хωдխшէщ. . 1SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER 2 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X IPA/IPS Hari, Tanggal ………. Waktu Pilihlah salah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat dengan cara memberikan tanda hitam menghitamkan pada Lembar Jawab Komputer Anda! Perhatikan wacana berikut dengan cermat! untuk soal no. 1-2 Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 1. Kalimat yang menyatakan tujuan terdapat dalam kalimat berikut …. a. Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. b. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. c. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. d. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran. e. Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 2. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Partisipan dalam kalimat tersebut adalah …. a. Melakukan pelanggaran b. Pengendara, pihak berwajib 2Simaklah teks prosedur berikut dengan cermat! untuk soal no. 3-5 Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. 3. Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pernyataan tersebut merupakan kalimat …. a. Imperatif b. Interogatif c. Deklaratif d. Berita e. Jawaban 4. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Verba “mengecek” dalam kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Verba material b. Verba tingkah laku c. Verba objektif d. Verba preposisional e. Verba nominal 5. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. Kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Kalimat syarat b. Kalimat tanya c. Kalimat perintah 3e. Kalimat majemuk Simaklah kutipan berikut dengan baik! untuk soal no. 6-7 Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%. Sementara pada pria resiko yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu, dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung. 6. Partisipan yang terdapat dalam kalimat “Hasil studi yang diterbitkan di Americam Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%” adalah …. a. Hasil studi b. American Journal c. Serangan jantung d. Responden e. Risiko tinggi 7. Kosakata serapan yang tepat dalam kutipan paragraf tersebut adalah …. a. resiko, responden, mengonsumsi b. resiko, responder, mengkonsumsi c. risiko,responden, mengonsumsi d. risiko, renponding, mengkonsumsi e. risiko, responsif, mengkonsumsi Bacalah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 8-9 Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Pada dongengtampak jelas pada perstiwa yang uncul, berkisar pada hal-hal yang bersifat khayal dan luar biasa. Penanda lainnya adalah pada awal cerpen selalu ditandai oleh seorang tokoh lain bercerita kepadanya tentang tema tertentu, kemudian juru cerita mulai mendongeng sesuai dengan tema yang diminta. Cerpen selalu diawali dengan pembuka yang mirip awal dongeng untuk anak-anak misalnya, “Pada suatu hari ….” 4a. Cara menciptakan cerpen yang baik b. Cara menulis cerpen dengan metode jelas c. Cara menulis cerpen dengan metode dongeng d. Cara menilai cerpen dari sudut dongeng e. Cara mereka-reka cerpen agar menarik. 9. Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Kata “menggunakan” pada kalimat tersebut merupakan verba …. a. Temporal b. Tingkah laku c. Material d. Nominal e. Numeral Bacalah paragraf berikut dengan tepat! untuk soal 10-12 Keempat, jangan serahkan kendraan atau STNK surat tanda nomor kendaraan begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM surat izin mengemudi sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 10. Konjungsi dalam kalimat pertama paragraf tersebut adalah … a. Syarat b. Temporal 511. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat kompleks tersebut dapat diubah menjadi kalimat sederhana. Kalimat sederhana tersebut adalah … a. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK. b. Kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana. c. Pelanggaran itu mengakibatkan kematian d. Pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK. e. Utamakanlah SIM sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 12. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat tersebut merupakan jenis kalimat … a. Berita b. Pernyataan c. Tanya d. Perintah e. sederhana 13. Mereka menanggapi masalah itu dengan santai dan penuh dengan kesabaran. Kata menanggapi dalam kalimat tersebut merupakan verba … a. Material b. Temporal c. Tingkah laku 614. Kalimat, “Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya”. Penanda kebahasaan yang berperan sebagai nomina dalam kalimat tersebut adalah … a. Kalimat tanya b. Kalimat perintah c. Verba material d. Verba tingkah laku e. Partisipan Simaklah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 15-18 Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca. Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca. Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghomatan kepada mereka dengan cara menganggukkan kepala. 15. Kutipan teks tersebut terdapat struktur … a. Latar belakang b. Tujuan c. Langkah-langkah d. Kesimpulan e. Saran-saran 16. Penanda kebahasaan yang berupa partisipan dalam wacana tersebut adalah … a. Kalian, mereka, membaca 7e. Mereka, kalian, membaca 17. Tujuan dalam teks prosedur tersebut adalah … a. Untuk memahami cara membaca puisi di atas pentas. b. Untuk mengetahui cara membaca puisi dengan baik. c. Untuk mengembangkan secara kreatif sebuah puisi. d. Untuk meningkatkan potensi membaca puisi di pentas. e. Untuk mengetahui teknik membaca puisi di atas pentas. 18. Judul yang relevan dalam teks prosedur yang terdapat dalam wacana tersebut adalah … a. Teknik Membaca Puisi secara Kreatif b. Teknik Membaca Puisi secaraEkspresif c. Teknik Membaca Puisi Indah di Atas Pentas d. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas e. Teknik Membaca Puisi yang Baik dan Benar Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama! untuk soal 19-21 Walhasil, saya gagal jadi Ketua RT, gagal mendamaikan Pak Dwiyatmo dan Said. Saya, dokter ilmu politik berijazah luar negeri! Entah apa yang akan saya katakan pada Said kalau kebetulan ketemu di kampus. Saya juga menghindar setiap mau ketemu orang yang saya persangkakan dari Ambon, nyata atau khayalan, hidup atau mati, di mana saja. Saya sangat malu. Leiriza, Luhulima, Tuhuleley, Patirajawane, Raja Hitu, sepertinya semua berwajah Said Tuasikal. Saya juga gagal memahami Pak Dwiyatmo. Saya sudah pergi ke empat benua untuk belajar, riset, seminar, dan mengajar. Tetapi, bahkan tentang tetangga saya, Pak Dwiyatmo, saya tidak tahu apa-apa. Pak Dwiyatmo, Pak Dwiyatmo. Manusia itu misteri bagi orang lain. Tiba-tiba saya merasa bodoh, sangat bodoh Kuntowijaya, RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana”. 19. Kutipan cerpen di atas sesuai dengan teks prosedur kompleks perihal … a. Tokoh Pak RT berhasil mendamaikan Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal sehingga ia wajar jika ia berbahagia. 8c. Tokoh Pak RT selalu terbayang-bayang wajah Said Tuasikal orang Ambon dan Pak Dwiyatmo jika bertemu di kampus. d. Tokoh Pak RT merupakan sosok yang penuh dengan perasaan, mudah berbangga hati, dan mudah pula merasa pesimis. e. Tokoh Pak RT berpendidikan tinggi namun tak becus menyelesaikan masalah yang terjadi antar para warganya. 20. Karakter tokoh Saya adalah … a. Merasa bodoh, mengakui kekurangan sendiri, jujur b. Angkuh, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur c. Tinggi hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur d. Baik hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur e. Pemaaf, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur 21. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen tersebut adalah … a. Orang ketiga mahatahu b. Orang ketiga terbatas c. Orang ketiga terarah d. orang pertama tokoh tambahan e. orang pertama tokoh utama Bacalah kutipan artikel berikut ini! untuk soal 22-24 1 Untuk memeroleh visa. Seseorang harus mempunyai paspor terlebih dahulu, 2 Visa ditempelkan pada paspor itu. 3 Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. 4 Paspor adalah buku kecil yang berisi foto dan informasi identitas diri seseorang. 5 Paspor berfungsi sebagai KTP internasional. 22. Wacana di atas dapat disusun menjadi paragraf yang keheren sebagai berikut … a. 1, 2, 3, 4, 5 9c. 2, 3, 1, 4, 5 d. 1, 4, 5, 3, 2 e. 1, 4, 5, 2, 3 23. Dalam teks prosedur kompleks wacana tersebut merupakan bagian … dalam teks. a. Pengantar b. Dasar pemikiran c. Tujuan d. Langkah-langkah e. Kesimpulan 24. Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. Kata dikeluarkan dalam kalimat tersebut termasuk verba … a. Nominal b. Temporal c. Tingkah laku d. Material e. Konjungsi 25. Perhatikan judul teks prosedur kompleks, “Cara membuat Botol Kaca”! Dengan judul tersebut, jenis wacana tulisan yang sesuai adalah … a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi 10a. Untuk memahami cara membuat botol kaca. b. Sebagai pengetahuan dan pengalaman pembaca c. Sebagai bahan referensi cara membuat botol. d. Agar pembaca memeroleh pengetahuan banyak. e. Untuk mengetahui cara membuat botol kaca. Bacalah teks negosiasi berikut dengan saksama!untuk soal no. 27-30 Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga oleh masyarakat di Negara-negara lain, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga ke negeri Asia Tengah, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Bahkan, masyarakat Negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung untuk digunakan sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. Kain sarung asal Indonesia, menurut H. Sultoni 53, sangat digemari oleh orang-orang Somalia, Saudi Arabia, dan Yaman. Melihat potensi pasar kain sarung yang cukup besar di Kawasan Timur Tengah itu, pada tahun 2005 ia mengekspor kain sarung ke kawasan tersebut. 27. Ide pokok pada paragraf pertama kutipan teks tersebut adalah … a. Masyarakat negara-negara di kawasan Timur Tengah menggemari kain sarung. b. Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga Asia Tengah, senang kain sarung. c. Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia. d. Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung. e. Kawasan Timur Tengah menggemari sarung sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. 28. Pertanyaan yang sesuai dengan wacana tersebut adalah … a. Mengapa kain sarung digemari oleh masyarakat Indonesia dan Kawasan Timur Tengah? b. Bagaimanakah perkembangan perdagangan kain sarung di Kawasan Timur Tengah? c. Bagaimanakah cara mengekspor kain sarung hingga ke Kawasan Timur Tengah? 1129. Kutipan paragraf kedua teks negosiasi tersebut merupakan bagian … 30. Jika diperhatikan dari isinya, teks negosiasi tersebut dapat digolongkan pada jenis tulisan… a. Narasi Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada? Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Ya, dari kayu tidak apa-apa. 12Pembeli Saya pakai sendiri. Harganya berapa? 31. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan … a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaran b. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaan c. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhan d. Orientasi, permintaan, penawaran, penutup e. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup 32. Isi percakapan tersebut adalah … a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembeli c. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembeli d. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembeli e. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli 33. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai … a. Ekspresi b. Komunikasi c. Sosial d. Ekspresi e. deskripsi 34. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa … a. Naratif 13Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 35-38 Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Bapak. Bukan. Ini bukan tanda tangan saya. Coba saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini. Ya, tidak apa-apa. 35. Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul … a. Kesimpangsiuran b. Ketidakmengertian c. Kebelumtahuan d. Kesalahpahaman e. Kesalahsangkaan 36. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut … a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutup b. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutup c. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutup d. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutup e. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup 37. Akhir dari negosiasi tersebut adalah … 14e. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman 38. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut … a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan manajer. b. Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David memaafkannya. c. Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau tidak. d. Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus memaafkannya. e. Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf untuknya. Bacalah teks berikut dengan cermat! untuk soal 39-40 Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar harganya. 39. Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks negosiasi. a. Orientasi b. Pengajuan c. Penawaran d. Persetujuan e. Penutup 40. Kutipan tersebut merupakan contoh surat … a. Permintaan b. Perjanjian c. Penawaran 15Kunci Soal UTS Bahasa Indonesia kelas X 1. C 21 E 2. B 22 D 3. A 23 C 4. A 24 D 5 C 25 C 6 D 26 E 7 C 27 C 8 C 28 E 9 C 29 C 10 B 30 C 11 A 31 A 12 B 32 C 13 C 33 C 14 E 34 E 15 C 35 D 16 D 36 E 17 E 37 E 18 D 38 B 19 B 39 B SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER 2 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X IPA/IPS Hari, Tanggal ……………………………. Waktu Pilihlah salah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat dengan cara memberikan tanda hitam menghitamkan pada Lembar Jawab Komputer Anda! Perhatikan wacana berikut dengan cermat! untuk soal no. 1-2 Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 1. Kalimat yang menyatakan tujuan terdapat dalam kalimat berikut …. a. Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. b. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. c. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. d. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran. e. Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 2. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Partisipan dalam kalimat tersebut adalah …. a. Melakukan pelanggaran b. Pengendara, pihak berwajib c. Akan menilangnya d. Tentu pihak berwajib e. Pengendara melakukan Simaklah teks prosedur berikut dengan cermat! untuk soal no. 3-5 Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. 3. Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pernyataan tersebut merupakan kalimat …. a. Imperatif b. Interogatif c. Deklaratif d. Berita e. Jawaban 4. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Verba “mengecek” dalam kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Verba material b. Verba tingkah laku c. Verba objektif d. Verba preposisional e. Verba nominal 5. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. Kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Kalimat syarat b. Kalimat tanya c. Kalimat perintah d. Kalimat pernyataan e. Kalimat majemuk Simaklah kutipan berikut dengan baik! untuk soal no. 6-7 Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%. Sementara pada pria resiko yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu, dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung. 6. Partisipan yang terdapat dalam kalimat “Hasil studi yang diterbitkan di Americam Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%” adalah …. a. Hasil studi b. American Journal c. Serangan jantung d. Responden e. Risiko tinggi 7. Kosakata serapan yang tepat dalam kutipan paragraf tersebut adalah …. a. resiko, responden, mengonsumsi b. resiko, responder, mengkonsumsi c. risiko,responden, mengonsumsi d. risiko, renponding, mengkonsumsi e. risiko, responsif, mengkonsumsi Bacalah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 8-9 Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Pada dongengtampak jelas pada perstiwa yang uncul, berkisar pada hal-hal yang bersifat khayal dan luar biasa. Penanda lainnya adalah pada awal cerpen selalu ditandai oleh seorang tokoh lain bercerita kepadanya tentang tema tertentu, kemudian juru cerita mulai mendongeng sesuai dengan tema yang diminta. Cerpen selalu diawali dengan pembuka yang mirip awal dongeng untuk anak-anak misalnya, “Pada suatu hari ….” 8. Teks tersebut terdapat langkah-langkah prosedur kompleks tentang …. a. Cara menciptakan cerpen yang baik b. Cara menulis cerpen dengan metode jelas c. Cara menulis cerpen dengan metode dongeng d. Cara menilai cerpen dari sudut dongeng e. Cara mereka-reka cerpen agar menarik. 9. Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Kata “menggunakan” pada kalimat tersebut merupakan verba …. a. Temporal b. Tingkah laku c. Material d. Nominal e. Numeral Bacalah paragraf berikut dengan tepat! untuk soal 10-12 Keempat, jangan serahkan kendraan atau STNK surat tanda nomor kendaraan begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM surat izin mengemudi sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 10. Konjungsi dalam kalimat pertama paragraf tersebut adalah … a. Syarat b. Temporal c. Tujuan d. Sebab e. akibat 11. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat kompleks tersebut dapat diubah menjadi kalimat sederhana. Kalimat sederhana tersebut adalah … a. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK. b. Kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana. c. Pelanggaran itu mengakibatkan kematian d. Pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK. e. Utamakanlah SIM sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 12. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat tersebut merupakan jenis kalimat … a. Berita b. Pernyataan c. Tanya d. Perintah e. sederhana 13. Mereka menanggapi masalah itu dengan santai dan penuh dengan kesabaran. Kata menanggapi dalam kalimat tersebut merupakan verba … a. Material b. Temporal c. Tingkah laku d. pemilihan e. penambahan 14. Kalimat, “Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya”. Penanda kebahasaan yang berperan sebagai nomina dalam kalimat tersebut adalah … a. Kalimat tanya b. Kalimat perintah c. Verba material d. Verba tingkah laku e. Partisipan Simaklah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 15-18 Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca. Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca. Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghomatan kepada mereka dengan cara menganggukkan kepala. 15. Kutipan teks tersebut terdapat struktur … a. Latar belakang b. Tujuan c. Langkah-langkah d. Kesimpulan e. Saran-saran 16. Penanda kebahasaan yang berupa partisipan dalam wacana tersebut adalah … a. Kalian, mereka, membaca b. Kalian, penonton, pakaian c. Kalian, penonton, pentas d. Kalian, penonton, mereka e. Mereka, kalian, membaca 17. Tujuan dalam teks prosedur tersebut adalah … a. Untuk memahami cara membaca puisi di atas pentas. b. Untuk mengetahui cara membaca puisi dengan baik. c. Untuk mengembangkan secara kreatif sebuah puisi. d. Untuk meningkatkan potensi membaca puisi di pentas. e. Untuk mengetahui teknik membaca puisi di atas pentas. 18. Judul yang relevan dalam teks prosedur yang terdapat dalam wacana tersebut adalah … a. Teknik Membaca Puisi secara Kreatif b. Teknik Membaca Puisi secaraEkspresif c. Teknik Membaca Puisi Indah di Atas Pentas d. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas e. Teknik Membaca Puisi yang Baik dan Benar Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama! untuk soal 19-21 Walhasil, saya gagal jadi Ketua RT, gagal mendamaikan Pak Dwiyatmo dan Said. Saya, dokter ilmu politik berijazah luar negeri! Entah apa yang akan saya katakan pada Said kalau kebetulan ketemu di kampus. Saya juga menghindar setiap mau ketemu orang yang saya persangkakan dari Ambon, nyata atau khayalan, hidup atau mati, di mana saja. Saya sangat malu. Leiriza, Luhulima, Tuhuleley, Patirajawane, Raja Hitu, sepertinya semua berwajah Said Tuasikal. Saya juga gagal memahami Pak Dwiyatmo. Saya sudah pergi ke empat benua untuk belajar, riset, seminar, dan mengajar. Tetapi, bahkan tentang tetangga saya, Pak Dwiyatmo, saya tidak tahu apa-apa. Pak Dwiyatmo, Pak Dwiyatmo. Manusia itu misteri bagi orang lain. Tiba-tiba saya merasa bodoh, sangat bodoh Kuntowijaya, RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana”. 19. Kutipan cerpen di atas sesuai dengan teks prosedur kompleks perihal … a. Tokoh Pak RT berhasil mendamaikan Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal sehingga ia wajar jika ia berbahagia. b. Tokoh Pak RT berusaha mendamaikan warganya, yakni Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal, namun tak berhasil. c. Tokoh Pak RT selalu terbayang-bayang wajah Said Tuasikal orang Ambon dan Pak Dwiyatmo jika bertemu di kampus. d. Tokoh Pak RT merupakan sosok yang penuh dengan perasaan, mudah berbangga hati, dan mudah pula merasa pesimis. e. Tokoh Pak RT berpendidikan tinggi namun tak becus menyelesaikan masalah yang terjadi antar para warganya. 20. Karakter tokoh Saya adalah … a. Merasa bodoh, mengakui kekurangan sendiri, jujur b. Angkuh, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur c. Tinggi hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur d. Baik hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur e. Pemaaf, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur 21. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen tersebut adalah … a. Orang ketiga mahatahu b. Orang ketiga terbatas c. Orang ketiga terarah d. orang pertama tokoh tambahan e. orang pertama tokoh utama Bacalah kutipan artikel berikut ini! untuk soal 22-24 1 Untuk memeroleh visa. Seseorang harus mempunyai paspor terlebih dahulu, 2 Visa ditempelkan pada paspor itu. 3 Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. 4 Paspor adalah buku kecil yang berisi foto dan informasi identitas diri seseorang. 5 Paspor berfungsi sebagai KTP internasional. 22. Wacana di atas dapat disusun menjadi paragraf yang keheren sebagai berikut … a. 1, 2, 3, 4, 5 b. 2, 1, 3, 4, 5 c. 2, 3, 1, 4, 5 d. 1, 4, 5, 3, 2 e. 1, 4, 5, 2, 3 23. Dalam teks prosedur kompleks wacana tersebut merupakan bagian … dalam teks. a. Pengantar b. Dasar pemikiran c. Tujuan d. Langkah-langkah e. Kesimpulan 24. Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. Kata dikeluarkan dalam kalimat tersebut termasuk verba … a. Nominal b. Temporal c. Tingkah laku d. Material e. Konjungsi 25. Perhatikan judul teks prosedur kompleks, “Cara membuat Botol Kaca”! Dengan judul tersebut, jenis wacana tulisan yang sesuai adalah … a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi 26. Dari judul tersebut soal dapat dirumuskan salah satu tujuannya, yaitu … a. Untuk memahami cara membuat botol kaca. b. Sebagai pengetahuan dan pengalaman pembaca c. Sebagai bahan referensi cara membuat botol. d. Agar pembaca memeroleh pengetahuan banyak. e. Untuk mengetahui cara membuat botol kaca. Bacalah teks negosiasi berikut dengan saksama!untuk soal no. 27-30 Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga oleh masyarakat di Negara-negara lain, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga ke negeri Asia Tengah, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Bahkan, masyarakat Negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung untuk digunakan sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. Kain sarung asal Indonesia, menurut H. Sultoni 53, sangat digemari oleh orang-orang Somalia, Saudi Arabia, dan Yaman. Melihat potensi pasar kain sarung yang cukup besar di Kawasan Timur Tengah itu, pada tahun 2005 ia mengekspor kain sarung ke kawasan tersebut. 27. Ide pokok pada paragraf pertama kutipan teks tersebut adalah … a. Masyarakat negara-negara di kawasan Timur Tengah menggemari kain sarung. b. Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga Asia Tengah, senang kain sarung. c. Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia. d. Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung. e. Kawasan Timur Tengah menggemari sarung sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. 28. Pertanyaan yang sesuai dengan wacana tersebut adalah … a. Mengapa kain sarung digemari oleh masyarakat Indonesia dan Kawasan Timur Tengah? b. Bagaimanakah perkembangan perdagangan kain sarung di Kawasan Timur Tengah? c. Bagaimanakah cara mengekspor kain sarung hingga ke Kawasan Timur Tengah? d. Apakah keistimewaan kain sarung buatan Indonesia hingga ke Kawasan Timur Tengah? e. Sampai di negara manakah selain Indonesia, kain sarung digemari oleh konsumennya? 29. Kutipan paragraf kedua teks negosiasi tersebut merupakan bagian … a. Orientasi b. Permintaan c. Pemenuhan d. Penawaran e. Pembelia 30. Jika diperhatikan dari isinya, teks negosiasi tersebut dapat digolongkan pada jenis tulisan… a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi Perhatikan teks negosiasi berikut! Penjual Goodmorning, Mam. Selamat pagi. Pembeli Selamat pagi. Penjual Mari, mau beli apa? Pembeli Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Penjual Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli Pembeli Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada? Penjual Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Pembeli Ya, dari kayu tidak apa-apa. patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat Penjual Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk souvenir. Pembeli Saya pakai sendiri. Harganya berapa? 31. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan … a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaran b. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaan c. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhan d. Orientasi, permintaan, penawaran, penutup e. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup 32. Isi percakapan tersebut adalah … a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembeli c. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembeli d. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembeli e. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli 33. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai … a. Ekspresi b. Komunikasi c. Sosial d. Ekspresi e. deskripsi 34. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa … a. Naratif b. Deskriptif c. Ekspositif d. Argumentatif e. Persuasif Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 35-38 Manajer Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Bapak. David Bukan. Ini bukan tanda tangan saya. Manajer Coba saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini. David Ya, tidak apa-apa. 35. Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul … a. Kesimpangsiuran b. Ketidakmengertian c. Kebelumtahuan d. Kesalahpahaman e. Kesalahsangkaan 36. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut … a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutup b. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutup c. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutup d. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutup e. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup 37. Akhir dari negosiasi tersebut adalah … a. Permasalahan salah paham masih mengambang b. Permasalahan belum dapat diselesaikan kedua pihak c. Telah terjadi penyelesaian yang dapat dimaklumi d. Telah terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli e. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman 38. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut … a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan manajer. b. Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David memaafkannya. c. Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau tidak. d. Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus memaafkannya. e. Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf untuknya. Bacalah teks berikut dengan cermat! untuk soal 39-40 Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar harganya. 39. Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks negosiasi. a. Orientasi b. Pengajuan c. Penawaran d. Persetujuan e. Penutup 40. Kutipan tersebut merupakan contoh surat … a. Permintaan b. Perjanjian c. Penawaran d. Persetujuan e. Penolakan Kunci Soal UTS Bahasa Indonesia kelas X 1. C 21 E 2. B 22 D 3. A 23 C 4. A 24 D 5 C 25 C 6 D 26 E 7 C 27 C 8 C 28 E 9 C 29 C 10 B 30 C 11 A 31 A 12 B 32 C 13 C 33 C 14 E 34 E 15 C 35 D 16 D 36 E 17 E 37 E 18 D 38 B 19 B 39 B 20 A 40 C Pranala link tutur1 n ucapan; kata; perkataan - dan kata; - sepatah;- kata perkataan yang diucapkan; kata yang diujarkan;bertutur v bercakap; berkata segala yang berjaga-jaga itu tiada ~ dengan suara nyaring;~ kata bercakap-cakap; berbincang-bincang;bertutur-tutur v berkata-kata; bercakap-cakap; berbincang-bincang;menuturkan v 1 mengucapkan; melafalkan; menyebutkan; 2 mengatakan; 3 menceritakan; mempercakapkan;pertuturan n perbuatan atau suatu tuturan;~ ekspresif Ling perbuatan yang menyatakan keadaan psikologis pembicara karena sesuatu; ~ ilokusioner Ling perbuatan yang dilakukan dalam mengujarkan sesuatu, misalnya dalam memperingatkan, bertanya, dan sebagainya; ~ komisif Ling pertuturan yang menuntut pembicara melakukan apa yang dikatakannya; ~ lokusioner Ling perbuatan bertutur; hal mengungkapkan sesuatu; ~ perlokusioner Ling perbuatan yang dilakukan dengan mengujarkan sesuatu dengan maksud membuat orang lain percaya apa yang dikatakan sehingga mendorongnya untuk berbuat sesuatu dan sebagainya; ~ tak langsung Ling pertuturan dengan menggunakan untuk maksud kalimat yang tidak umum pertuturan itu sendiri, misalnya permintaan yang disampaikan dengan kalimat tanya;mempertuturkan v menuturkan;penutur n orang yang bertutur; orang yang berbicara; orang yang mengucap atau mengucapkan;~ bahasa orang yang memiliki kemampuan menggunakan bahasa tertentu; ~ jati penutur yang menggunakan bahasa ibu;petuturan n 1 lafal; sebutan; ucapan; 2 percakapan; sebut-sebutan;penuturan n 1 proses, cara, perbuatan menuturkan; 2 pemberitaan; pembicaraan; uraian tentang suatu hal;tertutur v dapat dituturkan; tidak sengaja menuturkan; terucapkan; terlafalkan;tuturan n sesuatu yang dituturkan; ucapan; ujaran cerita dan sebagainya ✔ Tentang KBBI daring ini Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI ini merupakan KBBI Daring Dalam Jaringan / Online tidak resmi yang dibuat untuk memudahkan pencarian, penggunaan dan pembacaan arti kata lema/sub lema. Berbeda dengan beberapa situs web laman/website sejenis, kami berusaha memberikan berbagai fitur lebih, seperti kecepatan akses, tampilan dengan berbagai warna pembeda untuk jenis kata, tampilan yang pas untuk segala perambah web baik komputer desktop, laptop maupun telepon pintar dan sebagainya. Fitur-fitur selengkapnya bisa dibaca dibagian Fitur KBBI Daring. Database utama KBBI Daring ini masih mengacu pada KBBI Daring Edisi III, sehingga isi kata dan arti tersebut merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud dahulu Pusat Bahasa. Diluar data utama, kami berusaha menambah kata-kata baru yang akan diberi keterangan tambahan dibagian akhir arti atau definisi dengan "Definisi Eksternal". Semoga semakin menambah khazanah referensi pendidikan di Indonesia dan bisa memberikan manfaat yang luas. Aplikasi ini lebih bersifat sebagai arsip saja, agar pranala/tautan link yang mengarah ke situs ini tetap tersedia. Untuk mencari kata dari KBBI edisi V terbaru, silakan merujuk ke website resmi di ✔ Fitur KBBI Daring Pencarian satu kata atau banyak kata sekaligus Tampilan yang sederhana dan ringan untuk kemudahan penggunaan Proses pengambilan data yang sangat cepat, pengguna tidak perlu memuat ulang reload/refresh jendela atau laman web website untuk mencari kata berikutnya Arti kata ditampilkan dengan warna yang memudahkan mencari lema maupun sub lema. Berikut beberapa penjelasannya Jenis kata atau keterangan istilah semisal n nomina, v verba dengan warna merah muda pink dengan garis bawah titik-titik. Arahkan mouse untuk melihat keterangannya belum semua ada keterangannya Arti ke-1, 2, 3 dan seterusnya ditandai dengan huruf tebal dengan latar lingkaran Contoh penggunaan lema/sub-lema ditandai dengan warna biru Contoh dalam peribahasa ditandai dengan warna oranye Ketika diklik hasil dari daftar kata "Memuat", hasil yang sesuai dengan kata pencarian akan ditandai dengan latar warna kuning Menampilkan hasil baik yang ada di dalam kata dasar maupun turunan, dan arti atau definisi akan ditampilkan tanpa harus mengunduh ulang data dari server Pranala Pretty Permalink/Link yang indah dan mudah diingat untuk definisi kata, misalnya Kata 'rumah' akan mempunyai pranala link di Kata 'pintar' akan mempunyai pranala link di Kata 'komputer' akan mempunyai pranala link di dan seterusnya Sehingga diharapkan pranala link tersebut dapat digunakan sebagai referensi dalam penulisan, baik di dalam jaringan maupun di luar jaringan. Aplikasi dikembangkan dengan konsep Responsive Design, artinya tampilan situs web website KBBI ini akan cocok di berbagai media, misalnya smartphone Tablet pc, iPad, iPhone, Tab, termasuk komputer dan netbook/laptop. Tampilan web akan menyesuaikan dengan ukuran layar yang digunakan. Tambahan kata-kata baru diluar KBBI edisi III Penulisan singkatan di bagian definisi seperti misalnya yg, dng, dl, tt, dp, dr dan lainnya ditulis lengkap, tidak seperti yang terdapat di KBBI PusatBahasa. ✔ Informasi Tambahan Tidak semua hasil pencarian, terutama jika kata yang dicari terdiri dari 2 atau 3 huruf, akan ditampilkan semua. Jika hasil pencarian dari daftar kata "Memuat" sangat banyak, maka hasil yang dapat langsung di klik akan dibatasi jumlahnya. Selain itu, untuk pencarian banyak kata sekaligus, sistem hanya akan mencari kata yang terdiri dari 4 huruf atau lebih. Misalnya yang dicari adalah "air, minyak, larut", maka hasil pencarian yang akan ditampilkan adalah minyak dan larut saja. Untuk pencarian banyak kata sekaligus, bisa dilakukan dengan memisahkan masing-masing kata dengan tanda koma, misalnya ajar,program,komputer untuk mencari kata ajar, program dan komputer. Jika ditemukan, hasil utama akan ditampilkan dalam kolom "kata dasar" dan hasil yang berupa kata turunan akan ditampilkan dalam kolom "Memuat". Pencarian banyak kata ini hanya akan mencari kata dengan minimal panjang 4 huruf, jika kata yang panjangnya 2 atau 3 huruf maka kata tersebut akan diabaikan. Edisi online/daring ini merupakan alternatif versi KBBI Offline yang sudah dibuat sebelumnya dengan kosakata yang lebih banyak. Bagi yang ingin mendapatkan KBBI Offline tidak memerlukan koneksi internet, silakan mengunjungi halaman web ini KBBI Offline. Jika ada masukan, saran dan perbaikan terhadap kbbi daring ini, silakan mengirimkan ke alamat email gmail com Kami sebagai pengelola website berusaha untuk terus menyaring iklan yang tampil agar tetap menampilkan iklan yang pantas. Tetapi jika anda melihat iklan yang tidak sesuai atau tidak pantas di website ini silakan klik Laporkan Iklan Membaca merupakan salah satu kegiatan yang perlu dilakukan penulis dalam menyusun karya ilmiah. Hasil dari kegiatan membaca atau kajian pustaka akan diinterpretasikan dalam bentuk kutipan dengan komposisi yang sesuai dengan gaya atau pribadi penulis. Pengutipan dari sumber bacaan atau sumber rujukan tersebut dapat digunakan untuk menegaskan dan menguatkan sesuatu dalam penyusunan karya ilmiah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Berdasarkan pengertian kutipan di atas, penulis dapat menulis ulang terhadap bahan bacaan atau pustaka yang telah dibaca. Bahan bacaan atau pustaka yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dalam kegiatan menulis ulang tersebut. Kegiatan menulis ulang dapat disebut juga sebagai kegiatan atau proses reproduksi. Hasil dari kegiatan ini dapat berupa ringkasan dan ikhtisar. Setelah kegiatan reproduksi, penulis akan mendapatkan gambaran terhadap bacaanya dan dapat memilih bahan bacaan yang digunakan dalam karya ilmiahnya sebagai rujukan. Pernyataan atau teori yang ditemukan dan diyakini oleh penulis dapat dikutip untuk mendukung pendapat penulis dalam penyusunan karya ilmiah. Dengan demikian definisi kutipan adalah suatu kegiatan menuliskan satu kalimat atau lebih dari karya tulis lain yang dapat dipertanggungjawabkan untuk tujuan memberikan ilustrasi atau memperkuat argumen penulis dalam penyusunan karya ilmiahnya. 2. Fungsi Setelah kita membahas tentang definisi terkait pengutipan, pada bagian ini mari kita bahas mengenai fungsinya berikut ini Kegiatan pengutipan dapat menghindari pengutip dari kegiatan plagiarisme; Membantu pembaca yang ingin memahami lebih lanjut tentang ide pengutip; Sumber pengutipan yang digunakan dapat memberikan nilai terhadap karya ilmiah yang sedang atau telah dibuat; Pengutipan yang tepat akan mengamankan penulis pada ide orang lain yang salah; dan Menguatkan tulisan pengutip melalui kutipan yang dimuat dalam karya ilmiah. [read more] 3. Jenis-Jenis Penulis dapat mengutip tulisan dari sumber lain yang terkait dengan pokok bahasannya dalam penulisan karya ilmiah. Pengutipan dari sumber lain dapat diizinkan dalam penulisan karya ilmiah dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab untuk menghindari plagiarisme. Pengutipan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan Langsung Dalam penulisan kutipan langsung, penulis mengutip tulisan orang lain apa adanya tanpa mengubah isi tulisan yang dikutipnya. Pengutipan ini dapat digunakan apabila penulis menganggap perlu adanya penegasan terhadap pernyataan yang penulis ungkap dalam karya ilmiahnya. Pengutipan dengan cara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung harus menyebutkan atau menuliskan nama belakang penulis, tahun terbit bahan bacaan pada akhir kalimat yang memuat kutipan tersebut. Terdapat dua tujuan dari pengutipan langsung, pertama, mengenalkan suatu hal yang baru. Suatu hal yang baru tersebut dapat berupa istilah baru, konsep baru, gagasan baru, dan sebagainya. Agar tidak disalahtafsirkan karena hal yang disampaikan merupakan hal yang baru, maka penulis dapat menuliskan kutipannya secara langsung. Kedua, pengutipan langsung dapat memberikan tekanan hal untuk diberi perhatian pada suatu yang khas dari orang lain. Walaupun bukan hal baru, bila kutipan langsung mengandung ciri khas dari orang lain, maka kekhasan tersebut harus diperkenalkan sesuai dengan aslinya. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung adalah suatu kutipan yang menyajikan gagasan orang lain dengan cara menyatakan kembali gagasan tersebut dengan kalimat atau gaya bahasa sendiri. Kalimat yang digunakan penulis berbeda dengan gagasan orang lain yang terdapat dalam sumber aslinya dan memiliki esensi yang sama. Pengutipan tidak langsung merupakan hasil interpretasi pengutip yang diperoleh setelah membaca bahan bacaan atau sumber rujukan. Hal yang dikutip penulis merupakan esensi dari pendapat ahli atau teori baru yang dapat menegaskan dan menguatkan pendapat penulis dalam karya ilmiahnya. Pengutip harus mengukuti alur pikir penulis yang idenya akan dikutip. Dalam pembuatan kutipan jenis ini, pengutip memerlukan keterampilan dalam berbahasa, seperi merangkai kalimat yang baik dan efektif dengan kata-katanya sendiri dan tetap mencerminkan bahwa ide yang dikutip merupakan ide penulis aslinya. 4. Tata Cara Menulis Tata cara menulis kutipan yang benar untuk karya ilmiah, seperti jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi akan dibahas pada bagian ini. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa terdapat dua jenis pengutipan yang dapat digunakan oleh penulis karya ilmiah, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Untuk lebih jelasnya, mari kita mari kita simak penjelasan berikut ini. Kutipan Langsung Tata cara penulisan pengutipan langsung dapat dibedakan menjadi dua cara, yaitu kutipan singkat dan kutipan panjang. Penulisan kutipan singkat ditandai dengan tanda baca petik “…” dan bagian yang tidak dikutip dituliskan dengan tanda baca elips …. Bagian selanjutnya adalah menuliskan sumber diperolehnya informasi mengenai kutipan tersebut. Penulisan sumber kutipan tersebut dinyatakan dengan cara menuliskan nama penulis kutipan, tahun, dan halaman berapa kutipan tersebut diacu. Penulisan kutipan langsung dapat dibuat menjadi 2-3 baris yang dapat langsung dimasukkan di dalam teks. Tata cara penulisan kutipan selanjutnya adalah kutipan panjang. Sumber acuan yang digunakan pada kutipan panjang sama dengan tata cara penulisan pada kutipan singkat. Berbeda dengan kutipan singkat, penulisan kalimat yang dikutip dengan cara kutipan panjang tidak dapat langsung dimasukkan ke dalam teks atau paragraf. Penulisan kutipan panjang dilakukan apabila kalimat yang dikutip lebih dari 4 baris, sehingga kalimat yang dikutip diletakan pada paragraf tersendiri dengan ukuran huruf yang lebih kecil daripada ukuran teks dan ditakikkan letaknya pada paragraf tersebut. Kutipan Tidak Langsung Penulisan kutipan tidak langsung biasanya dinyatakan dengan menuliskan nama penulis dari sumber aslinya dan tahun terbit sumber tersebut. Pengutip dapat menuliskan nomor halaman seperti penulisan pada kutipan langsung. Penulis pengutip menyusun informasi berupa parafrase dalam mengutip dengan kutipan tidak langsung. Parafrase merupakan kegiatan merumuskan kembali terkait pernyataan, pendapat, atau ide orang lain dan menulisnya dengan kalimat sendiri. Pembuatan parafrase memerlukan keterampilan dalam berbahasa dan ketekunan. Ada dua syarat yang harus dipenuhi dalam membuat parafrase, yaitu Penulis atau pengutip harus mengikuti alur pikiran penulis asli dari sumber atau bahan rujukan yang telah dibaca oleh pengutip, dan penulis harus memberikan tanda baca petik pada frasa atau kata yang dikutip sama dengan sumber aslinya. Pemberian tanda baca petik tersebut digunakan untuk menghindari dari kegiatan plagiarisme. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat parafrase adalah menghindari dari kegiatan memindahkan kata atau frase saja dan mengganti kata-kata dengan sinonimnya tanpa merubah susunan kalimat seperti yang tertulis pada sumber aslinya. Jika kedua hal yang perlu diperhatikan tersebut dilakukakan, maka tulisan yang dibuat kembali dapat disebut dengan kegiatan plagiarisme. 5. Contoh Setelah beberapa penjelasan mengenai kutipan, mari kita perhatikan beberapa contohnya. Contoh Kutipan Langsung Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penulisan kutipan langsung ditandai dengan tanda baca petik “…” dan bagian yang tidak dikutip diberi tanda baca elips …. Penulisan kutipan langsung dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu kutipan singkat dan kutipan panjang. Berikut ini merupakan salah satu contoh penulisan kutipan pendek. Contoh 1 Inam 1999133 menyatakan bahwa “… bagi orang Minangkabau merantau telah lama melembaga dan menjadi bagian dari kehidupan sosial maupun pribadi mereka …”. Contoh 2 “… bagi orang Minangkabau merantau telah lama melembaga dan menjadi bagian dari kehidupan sosial maupun pribadi mereka …” Inam 1999133. Berdasarkan kedua contoh tersebut, pengutip dapat menuliskan kutipan langsung dengan dua cara yang berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada penempatan sumber atau rujukan yang digunakan. Penempatan sumber pengutipan tersebut dapat diletakan di awal atau di akhir bagian yang dikutip dari pendapat orang lain. Penulis dapat menuliskan sebagian kutipan yang sama dengan sumber aslinya dengan cara menambahkan tanda baca elips …. Contoh selanjutnya akan membahas tentang kutipan panjang. Mari kita perhatikan contoh di bawah ini. Contoh 3 … mengenai motif migrasi suku-suku bangasa yang ada di Indonesia penulis setuju dengan pendapat Inam 1999. “… Kehadiran sejumlah besar orang-orang Bugis dan Banjar di daerah-daerah Pantai Pesisir Timur Sumatera dan di Malaysia kelihatannya lebih bermotifkan ekonomi daripada dorongan sosial yang terbit dari sistem sosial mereka masing-masing di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Pengamatan yang dilakukan terhadap tradisi merantau di antara mereka tidak berhasil menemukan adanya jalinan yang kuat dalam sistem sosial mereka. Begitu juga halnya dengan orang Manado dan Ambon …”. Contoh Kutipan Tidak Langsung Penulis dapat mengutip dari satu atau lebih sumber acuan. Jika ada dua atau lebih sumber acuan yang ditulis oleh orang yang sama pada tahun terbit yang berbeda, pengutip dapat menuliskan sumber acuan menurut kronologis tahun terbit sumber acuan dan dipisahkan dengan tanda baca koma ,. Dalam contoh penulisan kali ini, nama keluarga atau nama terakhir penulis sumber acuan asli dinyatakan sebagai Z. … Z 2009, 2010. Jika penulis hendak mengutip dua atau lebih sumber acuan dari penulis sumber acuan yang sama pada tahun yang sama, maka setelah tahun terbit sumber acuan ditambahkan huruf a’ untuk yang pertama, b’ untuk yang kedua, dan seterusnya. Pemberian huruf a’, b’, dan seterusnya diurutkan berdasarkan kronologis waktu publikasi atau dapat diurutkan dari nomor halaman terbit. Pemberian huruf a’, b’, dan seterusnya juga dapat berguna untuk memudahkan pembaca dalam menelusuri sumber acuan pada daftar pustaka. … Z 2008a, 2008b atau Z 2008a, 2008b … Penulisan sumber acuan yang ditulis oleh dua orang penulis dapat diacu dengan cara memberikan kata hubung dan’ untuk teks dalam bahasa Indonesia, sedangkan untuk bahasa Inggris dapat menggunakan kata hubung and’ sesuai dengan bahasa karya tulis ilmiah yang sedang dikerjakan. … Z dan V 2010 atau Z dan V 2010 … …. Z and V 2010 atau Z atau V 2010 … Jika sumber acuan ditulis oleh lebih dari tiga orang penulis, maka pengutip cukup mencantumkan nama keluarga atau nama terakhir pada penulis pertama diikuti kata et al.’ setelahnya dan tahun terbit sumber acuan yang digunakan. … Z et al. 2011 atau Z et al. 2011 … Sekian penjelasan mengenai pengutipan. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Referensi lain dapat dilihat pada halaman Wikipedia. [/read]

bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa